LogoYPI

Yayasan Mazro’atul Akhiroh, keberadaannya berkat dukungan dari masyarakat dan para tokoh masyarakat sebagai pusat pembinaan pendidikan keagamaan untuk menghimpun seluruh masyarakat demi terciptanya peningkatan iman, ilmu dan amal untuk tegaknya Syi’ar Islam.

Didirikan pada tanggal 3 Juni 2016 dan selanjutnya memperoleh legalisasi Akte Notaris Royani, SH No. 62 tanggal 30 September 2016 dengan Daftar Yayasan No. AHU-0042344.AH.01.12 Tahun 2016. Berkedudukan di Jl. Utama VI No.23 RT.009 RW.04 Kelurahan Cengkareng Barat Kecamatan Cengkareng Kota Jakarta Barat.

Yayasan Mazro’atul Akhiroh berdasarkan Al Qur’an dan As-Sunnah serta bercirikan perjuangan, pengabdian, kemitraan, kekeluargaan dan gotong royong dalam menjalankan fungsinya selain sebagai Pusat Pendidikan Islam juga sebagai pelindung, pengayom dan penyalur kepentingan masyarakat dalam mensukseskan program-program pembangunan.

Nama yayasan diambil dari sabda Nabi Shallallohu Alaihi Wasallam:

" Addun-ya Mazro’atul Akhiroh "

Dunia adalah Ladang Akhirat, diharapkan segala upaya bersama yayasan dapat menanamkan kebajikan yang dapat kita petik hasilnya di akhirat.

Susunan Pengurus

PEMBINA
HM. MANSHUR NUVA
KETUA
M. KASIM
SEKRETARIS
AMBO S. MASSE
BENDAHARA
TRI RAMDHAN H.
PENGAWAS
ANS BUDI LINSAL

Yayasan Mazro’atul Akhiroh dalam menjalankan program umum yang telah menjadi ketetapan melalui musyawarah pengurus dan selanjutnya bermitra dengan pengurus majelis ta’lim dan TPQ Qurroti A’yun serta tokoh masyarakat dan pemerintahan untuk bersama-sama mensukseskan visi dan misi yayasan.

Makna Logo Yayasan

1. Sebuah gambar kitab terbuka yang berarti Al Qur’an, artinya membaca Al Qur’an menjadi sebuah materi yang paling diutamakan.
2. Gambar 4 kitab, artinya berpegang teguh pada salah satu 4 madzab yaitu:
a. Madzhab Hanafi - Imam Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit
b. Madzhab Maliki - Imam Malik bin Anas
c. Madzhab Syafi'i - Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i
d. Madzhab Hanbali - Imam Ahmad bin Hanbal
3. Garis melinkar, artinya yayasan dibangun dalam kebersamaan dan sekaligus sebagai wadah mempersatukan umat melalui majelis ta’lim.
4. Gambar bintang yang berjumlah 9, menjelaskan:
a. Bintang 1 (ditengah) adalah simbol pimpinan utama yakni Rasulullah Shallallohu Alaihi Wasallam
b. Bintang 4 (samping kanan) adalah simbol Khulafaurrosyidin
c. Bintang 4 (samping kiri) adalah simbol 4 Madzhab (Hanafi - Maliki - Syafi'I - Hanbali)
d. Jumlah 9 bintang simbol dari jumlah huruf “Walisongo” - “Indonesia” - “Pancasila” artinya melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa semenjak Walisongo hingga Pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia demi Kemerdekaan dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila
5. Gambar pita dengan posisi kanan miring ke atas, menjelaskan:
a. Pita, artinya da’wah yang mengedepankan cara-cara santun, luwes dan bijaksana
b. Posisi kanan miring ke atas, artinya kualitas da’wah dan perjuangannya selalu mengedepankan kejujuran yang selalu meningkat